banner here

5 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Menjalin Hubungan Tanpa Komitmen

- 13.49
advertise here

Banyak orang yang berfikir bahwa memiliki sahabat lawan jenis adalah hal yang membuat nyaman ketika mereka menceritakan masalahnya dengan luwes, persahabatan pun salah satu hal yang menjadi sebuah hal yang diperlukan ketika menjalani hidup. Sahabat pun sering kali dapat menjadi obat yang paling ampuh ketika sedang berduka dan merasakan sepi, tak hanya itu sahabat juga dapat menjadi orang yang paling seru untuk diajak berbagi kebahagiaan. Namun, bisakah seorang pria dan wanita menjalin persahabatan yang tulus tanpa ketertarikan seksual? Istilah 'friend with benefits' adalah istilah yang sering muncul di film atau sinetron.

Pasti sudah tak asing lagi di telinga kita. Hubungan semacam ini perlu ditegaskan lagi arti dan batasannya, terutama antara pria dan wanita. Apa makna 'friend with benefits'?Ini merupakan istilah untuk hubungan pertemanan, di mana dua orang saling intim secara fisik. Namun, tidak melibatkan komitmen di dalamnya. Dengan kata lain, orang yang terlibat dalam hubungan ini menikmati dan menghabiskan waktu bersama dan bergaul. Namun, hubungan mereka bukanlah hubungan asmara dan tidak memiliki ikatan. Jika Kamu berpikir untuk masuk ke dalam hubungan ini, ada lima hal penting yang perlu dipertimbangkan. Kamu harus memikirkan ulang apakah hubungan ini tepat dan benar-benar bermanfaat. Jika tidak, maka hubungan semacam ini hanya akan menyakiti diri sendiri. Berikut ini adalah lima hal yang harus Kamu pikirkan.

1. Tidak ada komitmen dalam hubungan

Jika Kamu ingin berteman dengan lawan jenis, penting untuk mengetahui, memahami dan menerima apa arti hubungan ini bagi kalian berdua nantinya. Kamu harus memahami bahwa teman atau sahabatmu itu bukanlah pasanganmu. Hal ini bisa menjadi kelebihan dan kekurangan tergantung pada keinginan dan kebutuhanmu saat ini. Dalam hal ini, penting untuk memahami bahwa orang ini tidak dapat memberimu dukungan emosional dan kepedulian yang biasanya ditunjukkan oleh orang penting lainnya dalam hubungan yang berkomitmen. Misalnya, "meminjamkan bahu" untuk menangis, menghadiri acara keluarga, atau menghabiskan malam romantis bersama.

2. Berada dalam posisi yang sama

Ketika berada dalam hubungan ini, kalian harus terbuka dan jujur tentang hak-hak dalam hubungan ini sedari awal. Untuk menghindari kebingungan dan tidak melukai perasaan masing-masing, kalian harus benar-benar jujur dan sepakat mengenai sifat hubungan yang sedang kalian jalani. Dengan begitu, hubungan tanpa komitmen ini bisa berjalan lancar.

3. Pikirkan apakah hubungan ini yang benar-benar kamu ingini

Sangat penting untuk memikirkan apakah hanya sekadar hubungan tanpa komitmen ini yang ingin kamu jalani bersamanya. Jangan pernah memasuki hubungan semacam ini, jika hanya karena ini satu-satunya hal yang dia tawarkan kepadamu. Bisa jadi, salah satu dari kalian berharap lebih pada hubungan ini. Hal semacam ini hanya akan menyebabkan sakit hati. Untuk menghindari sakit hati, Kamu harus benar-benar tahu keinginanmu sebelum terlalu jauh berada dalam hubungan ini. Bisa jadi, harapan yang berlebih akan tumbuh seiring berjalannya waktu. Maka kemungkinan untuk patah hati harus juga Kamu pikirkan.

4. Pahami bahwa orang ini mungkin akan bersama orang lain

Jika Kamu berpikir untuk memasuki hubungan tanpa komitmen ini, penting juga untuk diingat bahwa ini bukan hubungan monogami. Bisa jadi, dia juga akrab dengan lainnya. Sebenarnya, salah satu dari kalian bebas untuk berkencan dengan lebih banyak orang, memiliki hubungan ' friend with benefits' dengan orang lain. Melindungi kesehatan emosional sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Kamu harus bersiap-siap dan memaklumi bahwa hubungan tanpa komitmen bersamanya bisa berakhir kapan saja.

5. Kalian menikmati hubungan ini

Agar hubungan ini berjalan dengan lancar, Kamu juga harus memenuhi kebutuhanmu sendiri seperti Kamu memenuhi kebutuhannya. Meskipun Kamu bahagia berteman atau berhubungan dekat denganya, hubungan ini bisa berjalan lancar jika Kamu benar-benar puas dengan aturan di dalamnya. Jika di kemudian hari hubungan ini hanya memberi penyesalan dan kekecewaan, ini berarti bukanlah pilihan tepat. Atau malah, jika hubungan ini membatasi dirimu untuk memiliki pergaulan yang lebih luas atau memiliki hubungan yang berkomitmen, maka segera tinggalkanlah hubungan semacam ini.
Advertisement advertise here

 

Start typing and press Enter to search