banner here

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Asupan Air Berkurang

- 05.53
advertise here

Pada saat menjadi pelajar anda pun pasti pernah belajar bahwa sebagian dari tubuh manusia terdiri dari air Pada saat apapun ketika tidak ada makanan manusia masih dapat bertahan hidup hingga berhari-hari. Namun, sangat disayangkan pernyataan tersebut tidak berlaku ketika kebutuhan air berkurang. Banyak fungsi tubuh yang sangat bergantung pada kehadiran air. Sementara, aktivitas sehari-hari kerap membuat manusia kehilangan cairan, di antaranya melalui air kencing, keringat hingga sekadar bernapas. Akan sangat berbahaya apabila tubuh tidak bisa memenuhi kebutuhan cairan setiap hari. Dilansir dari Livestrong, berikut adalah beberapa risiko apabila tubuh kekurangan cairan:

  • Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh tidak selalu ditandai dengan rasa haus atau dahaga. Namun, bisa juga ditandai dengan mulut kering, mudah lelah, urin berwarna kuning gelap hingga mata yang cekung. Dalam jangka panjang, dehidrasi akan mengakibatkan tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas, hingga sakit kepala atau migrain. Jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, alirah darah dan oksigen ke otak menjadi tidak lancar. Bahkan, dehidrasi dalam tahap berat akan menyababkan syok, koma dan juga kematian.

  • Menganggu kekuatan otot, sendi dan temperatur tubuh

Apabila tubuh kekurangan cairan meski hanya sebanyak 5% dari kebutuhan hariannya, maka akan menyebabkan kekuatan otot terganggu. Sebab, air juga berfungsi untuk melumaskan sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekauan. Selain mengalirkan oksigen ke otak, air pun berfungsi mengalirkan oksigen ke otot, terutama ketika otot digunakan untuk berolahraga.

  • Menganggu sistem kekebalan tubuh

Air berfungsi melembabkan kotoran di dalam tubuh termasuk pada urine manusia. Kekurangan urin menyebabkan terbangunnya limbah pada tubuh, dan membuat sistem kekebalan tubuh menjadi terganggu. Akibatnya tubuh menjadi mudah terserang penyakit.

  • Sembelit atau konstipasi

Air dapat membantu usus besar untuk mencerna makanan dan membantuk tinja. Tapi, jika usus besar tidak berkontraksi dengan baik, maka usus akan menyerap terlalu banyak air sehingga menyebabkan sembelit. Menurut Ohio State University Wexner Medical Center, tidak cukup minum air putih adalah salah satu penyebab sembelit yang paling umum. Sembelit atau konstipasi juga dapat menyebabkan wasir dan pendarahan rektum.
Advertisement advertise here

 

Start typing and press Enter to search